| Dimensi | 14 × 21 cm |
|---|
Inkarnasi Biologis
Teologi Tubuh, DNA, dan Keselamatan Kristus dalam Era Genetika
Melalui pendekatan sistematik, integratif, dan berbasis ortodoksi Katolik, buku ini mengusulkan suatu kategori teologis baru: Inkarnasi Biologis. Frasa ini dimaksudkan bukan sebagai penyesuaian biologisme terhadap teologi, melainkan sebagai penegasan bahwa Sabda Allah sungguh sungguh mengambil tubuh biologis manusia dalam totalitas partikularitasnya—bukan sekadar sebagai lambang atau sarana penderitaan, melainkan sebagai organisme hidup yang terdiri dari sel, darah, sistem kekebalan, dan mikroorganisme yang berinteraksi dalam ekosistem internal tubuh Yesus dari Nazaret.
Pendekatan ini juga merupakan kritik terhadap dua ekstrem zaman ini: spiritualisme disinkarnatif yang menolak tubuh sebagai medan keselamatan, dan teknologisme reduksionistik yang melihat tubuh sebagai substrat manipulatif. Inkarnasi Biologis menolak keduanya dengan menegaskan bahwa rahmat Allah menjamah tubuh secara historis, material, dan biologis—bahwa keselamatan menyentuh gen dan luka, bukan hanya ide dan moralitas. Dalam tubuh Kristusyang berkeringat, berdarah, dan bangkit dengan luka-Nya, tersimpan seluruh horizon soteriologis yang menjangkau tidak hanya kesadaran manusia, tetapi juga seluruh metabolisme dan kerentanannya.
Pandangan penulis itu didasarkan pada argumen yang jelas: “Jika Kristus tidak sepenuhnya merangkul kondisi manusia, termasuk keterbatasan dan kerentanannya, maka manusia tidak dapat ditebus secara utuh.”
Penulis : Raymond R. Tjandrawinata | ISBN : 978-634-240-xxx-x | 312 hlm Ukuran : 14 x 21 cm


Seri Kisah Alkitab 2 






Ulasan
Belum ada ulasan.