Renungan Oase Rohani 2017

Jumat, 21 Juli 2017

Pekan Biasa XV (H)

Sta. Agnes; St. Augurius dan Eulogius; St. Laurensius dr Brindisi

Bacaan I : Kel. 11:10–12:14
Mazmur : 116:12–13.15–16bc.17–18; R:13
Bacaan Injil : Mat. 12:1–8

 

Tulus untuk Bersedia
”Jika memang kamu mengerti maksud firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, tentu kamu tidak menghukum orang yang tidak bersalah.” (Mat. 12:7 )
 
Bolehkah melanggar aturan demi suatu perbuatan baik? Ketika Yesus melanggar aturan hari Sabat untuk mengerjakan suatu perbuatan baik, Ia dituntut melakukan penistaan agama dan harus dihukum. Tetapi, Yesus dengan tahu dan mau melanggar aturan tersebut. Bagi Yesus, belas kasih dan keselamatan manusia jauh lebih tinggi daripada aturan. Kehendak Tuhan jauh lebih besar daripada peraturan yang dibuat manusia. Bukankah lebih baik melanggar aturan demi keselamatan manusia daripada memakai aturan agama untuk menyelamatkan diri sendiri dan menjatuhkan orang lain atas nama penistaan agama?
 
Tuhan, berilah aku keberanian dalam berbelas kasih walaupun karena perbuatan itu aku disalahkan oleh hukum. Amin.