Politik Katolik – Politik Kebaikan Bersama

Rp. 49.500
SKU: 40908002
978-979-565-494-0
Mikhael Dua, Febiana R. Kainama, Kasdin Sihotang

 Harga Rp 55.000

Akhirnya I.J Kasimo Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Posisi Partai Katolik ini menimbulkan kekaguman banyak kalangan, karena ia partai kecil yang dapat dengan tegas melawan pemerintahan Soekarno karena prinsip. Dalam pandangan I.J. Kasimo, Partai Katolik harus mengembangkan cita-cita Rm Van Lith, yaitu agar, "negara Indonesia yang baru nanti memberi kebebasan dan ruang lingkup kepada sektor agama. Tidak boleh ada sikap antiagama atau usaha untuk mengarah ke suatu agama tertentu pula." (Politik Katolik, hlm. 55)

“Kami orang-orang Katolik Jawa bukanlah pengikut-pengikut yang baik dari perintis besar Misi Jawa ini (maksudnya Romo van Lith) jika kami tidak sependapat dengan dia serta pengarang-pengarang Katolik terkenal lainnya seperti Cathrein dan Ferrari, mengenai prinsip kebangsaan, yaitu prinsip yang mengatakan bahwa setiap bangsa mempunyai hak untuk membentuk sebuah negara merdeka.” (Pidato I.J. Kasimo di depan Volksraad pada tanggal 13 Juli 1931).

Dari pengalaman selama ini, parpol-parpol besar tampak kurang memberikan akomodasi dan perhatian terhadap masalah-masalah kemasyarakatan secara riil, terutama yang dialami oleh kelompok-kelompok marjinal baik dalam pengertian etnis, okupasi popular, maupun daerah. Ada kemungkinan kelompok-kelompok marjinal seperti itu menetapkan pilihan mereka dalam pemilu kepada partai-partai kecil. Kemungkinan ini dapat menghasilkan apa yang dikenal sebagai paradoks demokrasi. (TA. Legowo, Sistem Politik Indonesia: Dinamika Antara Das Sollen dan Das Sein)

Melalui buku yang terdiri dari narasi dan refleksi ini, pembaca tidak hanya diajak untuk melihat perjuangan politik para tokoh politik nasional di masa lampau, tetapi juga diajak untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan refleksi tentang dasar dan tujuan dari perjuangan dan keterlibatan umat Katolik dalam bidang politik, ekonomi, dan pendidikan. Buku ini tidak mengidentifikasikan dirinya sebagai tulisan sejarah sebagaimana dibuat oleh para ahli sejarah, melainkan ingin menampilkan karakter naratif dan reflektif. (Mgr. Agustinus Agus, dalam Epilog: Politik, Panggilan untuk Kebaikan Bersama).

Sebuah buku yang menyingkap sejarah dan mencuatkan refleksi tentang keterlibatan orang-orang Katolik dalam politik Indonesia. Kita akan bergulat bersama penulis-penulis berikut ini: Mgr. Martinus D. Situmorang, OFMCap., Andre Ata Ujan, B. Herry-Priyono, TA. Legowo, Mikhael Dua, F. Rahardi, Frans M. Parera, Mgr. Agustinus Agus.

Soft Cover; 15x23 cm; 280 hlm

Weight: 400 g
Dimensions: 15 cm × 23 cm × 1.5 cm