Hidup Bersama Firman

Mengelola Hidup Bersama Firman Tuhan

Hidup memang harus dikelola dengan baik agar segala langkah kita terarah. Dalam dunia usaha, dikenal istilah manajemen. Agar suatu usaha dapat berjalan dengan baik maka perlu adanya manajemen yang baik. Dalam manajemen ada unsur-unsur seperti planning, organizing, directing, evaluating. Bahkan ada beberapa sistem manajemen yang ditambahkan unsur actuating dan controlling tergantung seberapa kompleks bidang yang ditangani. Namun benarkah manajemen hanya untuk dunia usaha? Ternyata hidup seseorang pun perlu di manajemeni dengan baik.

Manajemen Hidup bersama Firman Tuhan dituliskan dengan tujuan agar kita tidak salah dalam melangkah, sehingga tidak tersesat nantinya. Dalam Kitab Suci sebenarnya sudah tertulis beberapa aturan-aturan yang harus kita ikuti, namun seringkali hal tersebut tidak mudah dimengerti dan dipahami oleh para pembacanya.

“Percayalah kepada Tuhan dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.” (Amsal 3:5). Banyak orang yang terlalu percaya diri biasanya tidak peduli dengan ayat tersebut. Mereka biasanya hanya mengandalkan kekuatan diri sendiri. Akibatnya ketika mereka “jatuh” mereka cenderung akan kehilangan kendali, karena mereka tidak mampu untuk mematuhi perintah dan mendengarkan janji Tuhan dalam Sabda-Nya, padahal dengan belajar dari Sabda-Nya dan melakukannya, hidup kita menjadi bermakna. Hidup kita tidak akan pernah cukup ketika tidak merasa puas akan janji Tuhan.

Buku ini terdiri dari 6 bab yang menguraikan beberapa pokok bahasan yang perlu diketahui agar hidup kita sejalan dengan Firman Tuhan. Setiap bab diuraikan satu persatu agar kita mudah menangkap pesan dan memaknai Sabda Tuhan. Bab-bab tersebut antara lain: Percaya pada Sabda dan Janji Tuhan, Mencintai Tuhan Lebih dari Segala Sesuatu, Mengasihi Sesama Seperti Mencintai Diri Sendiri.

Buku ini juga mengajak kita bagaimana memahami konsep dengan benar perihal mengapa Tuhan memberikan kita percobaan. Benarkan cobaan yang kita hadapi adalah merupakan suatu cara Tuhan untuk mendidik kita, lalu apa buah dari cobaan itu ketika kita berhasil melaluinya.

Kita juga diajak untuk memahami bagaimana menaklukkan diri kita sendiri dengan memahami Sabda-Nya perihal kesombongan. Bagaimana sikap Tuhan kepada orang yang suka akan kemarahan, suka mengeluh dan bersedih, mereka yang merendahkan sesamanya dan hal-hal negatif dalam diri manusia lainnya.

Kehidupan seorang beriman tak luput dari godaan dan dosa. Namun Tuhan juga memberikan sarana kita untuk berbaikan dengan-Nya, salah satunya adalah dengan berdoa. Kita diminta untuk senantiasa berdoa kepada-Nya dalam keadaan apapun. Doa-doa yang disajikan dalam buku ini antara lain, doa dalam percobaan, Doa minta pertolongan dan pengajaran, Doa minta ampun dan perlindungan. Namun jika kita telah berdamai dengan Tuhan, kita juga layak memuliakan Dia dengan Nyanyian Syukur atas perlindungan-Nya.

Buku ini layak dan pantas dimiliki oleh mereka yang ingin memiliki kehidupan yang lebih baik dalam iman kepada Tuhan dan perbuatan sehari-hari. (Panjikristo/Kuasa Doa November 2009)

***

Buku bisa diperoleh disini
 

Tags: