Blusukan, Dukun Banyu, Olah Syahwat

Rp. 90.000
SKU: 41018002
978-979-565-832-0
St. Sularto

 Rp 100.000

(Biografi) 
Menyambut Uskup Baru bersama Mgr. Julianus Sunarka SJ

Kegemarannya blusukan ke kampung-kampung, dengan tujuan menyapa dan mengetahui keadaan umatnya, Mgr. Julianus Kema Sunarka SJ dikenal dan dicintai banyak orang, tidak hanya umat Katolik tetapi juga umat beragama/beriman lain. Memperkenalkan blusukan akhirnya disematkan pada monsinyur kelahiran Minggir, Sleman, Yogyakarta 25 Desember 1941 ini sebagai “uskup blusukan” dan konsep/praktik pastoral blusukan.

  “Kema Sunarka” berarti Kemis Kliwon. Artinya, uskup baru yang ditahbiskan ini dilahirkan Kamis siang. Tetapi Kema juga berarti hitam bersinar-sinar, karena warna kulitnya memang hitam gelap, kinclongkinclong. Saya mengharapkan uskup baru bersama seluruh imamnya di Purwokerto semakin menjadi hitam. Maksud saya menjadi mutiara hitam yang bersinar memancarkan kemuliaan Tuhan agar semakin besar”.  
— Khotbah Mgr. Ignatius Suharyo dalam Perayaan Ekaristi Tahbisan Mgr. Julianus Sunarka SJ, 8 September 2000 (seperti ditulis A. Sandiwan Suharto dalam HIDUP, 17 September 2000)