Bertumbuh Dalam Iman

“Adalah seorang penabur keluar untuk menabur…”

Dalam Kitab Suci, Yesus menceritakan perumpamaan tentang seorang penabur yang menaburkan benih. Dalam penjelasannya kemudian, Dia mengatakan bahwa penabur yang menaburkan benih adalah orang yang menaburkan Firman Tuhan. Benih yang ditebarkan adalah firman Allah yang diwartakan, sedangkan tanah adalah melambangkan hati manusia dan melambangkan jenis hati yang berbeda-beda. Ada tanah yang tandus, tanah yang berbatu, yang dikelilingi semak berduri, dan tanah yang subur (Bdk Mat. 13:3-9, 18-23). Seperti apakah hati kita?

Nasib pertumbuhan iman yang ditaburkan tergantung kepada kondisi tanah batin yang menerima benih firman itu. Namun jika kita ingin menjadi tanah yang subur, maka hendaknya hati kita yang kerap kali disirami dengan benih-benih firman-Nya harus selalu kita pupuk, kita jaga dan pelihara. Setidaknya kita harus selalu waspada agar benih firman yang ditaburkan di hati kita itu tidak terhimpit atau mati. Oleh karena itu benih firman itu hendaknya kita olah dengan hal-hal yang membantu berkembangnya firman itu. Santapan Rohani yang kita terima hendaknya kita wujudkan dengan kegiatan-kegiatan pelayanan bagi sesama agar menjadi tanah yang subur. Namun ada hal lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu melalui pendalaman iman. Baik secara pribadi maupun kelompok.

Pendalaman iman dewasa adalah salah satu upaya Gereja Katolik Indonesia untuk semakin menumbuh-kembangkan anugerah iman yang telah kita terima dalam pembaptisan. Melalui pendalaman iman ini Firman Tuhan bisa semakin luas dibuka, diwartakan dan digumuli bersama, sebagai pelengkap dan pengembangan lebih lanjut pewartaan Sabda Tuhan dalam Misa Kudus maupun katekese persiapan Sakramen Inisiasi (Benih Firman halaman 1).

Melalui Benih Firman kita diajak untuk mendalami iman secara tematis. Melalui pengalaman sehari-hari, kita menyimak teks Kitab Suci yang relevan dan juga ajaran Gereja yang berkaitan. Kemudian peserta diajak untuk saling berbagi pengalaman iman (sharing) yang dapat saling memperkaya dan meneguhkan iman satu sama lain. Selanjutnya dipadukan dengan doa bersama.

Buku ini berisi 20 materi pendalaman iman yang dapat digunakan untuk pribadi maupun kelompok. Pokok bahasannya antara lain, Jalan Keselamatan dalam Agama Katolik, Relasi Personal dengan Tuhan Yesus, Devosi Maria yang Sehat, Menjadi Penjala Manusia, Iman Katolik dan Budaya, Apakah Bencana itu Hukuman Tuhan, dan lain sebagainya.

Sesuai dengan judulnya, buku ini laksana benih-benih firman yang ditebarkan dalam hati kita dengan harapan iman kita semakin bertumbuh.

"Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat" (Mat. 13:23). - (PX/KD Des 2011)

***

Bukunya bisa diperoleh disini

Tags: