Biografi

Blusukan, Dukun Banyu, Olah Syahwat

Rp 100.000

(Biografi) 
Menyambut Uskup Baru bersama Mgr. Julianus Sunarka SJ

Kegemarannya blusukan ke kampung-kampung, dengan tujuan menyapa dan mengetahui keadaan umatnya, Mgr. Julianus Kema Sunarka SJ dikenal dan dicintai banyak orang, tidak hanya umat Katolik tetapi juga umat beragama/beriman lain. Memperkenalkan blusukan akhirnya disematkan pada monsinyur kelahiran Minggir, Sleman, Yogyakarta 25 Desember 1941 ini sebagai “uskup blusukan” dan konsep/praktik pastoral blusukan.

978-979-565-832-0
Price: Rp. 80.000

LEO PERIK SVD - JEMBATAN PERADABAN

Rp 76.000

Buku ini secara khusus menampilkan Pater Leo Perik SVD sebagai sosok sentral. Penulis menyebutnya dengan ungkapan Jembatan Peradaban. Merujuk pada apa yang telah ditunjukkannya dalam kehadiran Seminari Pius XII Kisol, ungkapan itu mengandung dua makna penting. Pertama, Pater Leo adalah aktor di balik pembangunan jembatan peradaban itu. Kedua, dia sekaligus dianggap sebagai jembatan peradaban itu sendiri. “Pater Leo Perik adalah pendidik profetis yang membuat orang merasa betah di Kisol, tetapi juga menanamkan semangat pencarian yang membuat mereka bermimpi dan merindu tentang kenyataan di luar dan setelah Kisol. Saya yakin, penerbitan buku ini tidak bertujuan untuk mempromosikan semacam pengkultusan individu Pater Leo. Yang dibutuhkan dunia pendidikan bukanlah kultus pun individu, melainkan kehadiran tokoh-tokoh pendidikan yang berperan sebagai model.”

— (Dr. Paul Budi Kleden SVD ~Superior General SVD)
978-979-565-833-7
Price: Rp. 60.800

Terima Kasih, Baik, Lanjutkan!

Rp100.000

BIOGRAFI MGR. IGNATIUS SUHARYO

"Saya membaca satu karangan yang ditulis oleh Kardinal Basil Hume OSB. Salah satu bagiannya itu melegakan saya, karena beliau menulis bahwa menjadi uskup itu tidak sulit. Mengapa? Modalnya hanya tiga kata: baik, terima kasih, lanjutkan! Kata itu menghibur, tetapi juga menantang karena dibalik rangkaian tiga kata itu diandalkan satu pribadi yang matang dan dewasa."  - (Mgr. Ignatius Suharyo) 

  preview sample  

978-979-565-804-7
Price: Rp. 80.000

Emas untuk Tuhan

Rp. 50.000

50 Th. Imamat Mgr. Michael Cosmas Angkur 

Buku ini merupakan sebuah retrospeksi. Ingin mengajak para pembacanya menengok ke belakang, melakukan kilas balik, melihat kembali ke masa lalu saat sosok Mgr. Michael ada di tengah-tengah para imam dan umatnya dengan segala peristiwa yang melingkupi hari-hari hidupnya, kiprah dan karyanya sebagai Uskup Bogor.

978-979-565-797-2
Price: Rp. 35.000

Kardinal-Di Mata Para Sahabat

Rp 50.000

Memuat figur seorang Julius Darmaatmadja dari sudut pandang para sahabat yang mengenalnya. 

978-979-565-719-4
Price: Rp. 30.000

Kardinal-Terlahir Untuk Mengabdi

Rp 80.000

Memuat figur seorang Julius Darmaatmadja, mulai dari kelahirannya sampai memasuki masa purnakarya, yang disusun secara kronologis.

978-979-565-718-7
Price: Rp. 48.000

Sang Abdi – Kardinal Julius Darmaatmadja SJ

  :: Beli Paket Lebih Hemat ::  

Rp 195.000

Penerbit OBOR sebagai satu-satunya Penerbit Katolik milik Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), merasa terpanggil untuk mendokumentasikan gerak langkah Kardinal Julius Darmaatmadja SJ dalam tiga buku yang berbeda.

BUKU PERTAMA: Kardinal Julius Darmaatmadja SJ – Terlahir Untuk Mengabdi 
memuat figur seorang Julius Darmaatmadja, mulai dari kelahirannya sampai memasuki masa purnakarya, yang disusun secara kronologis. 

BUKU KEDUA: Kardinal Julius Darmaatmadja SJ - Di Mata Para Sahabat
memuat figur seorang Julius Darmaatmadja dari sudut pandang para sahabat yang mengenalnya. 

BUKU KETIGA: Kardinal Julius Darmaatmadja SJ - Alam Pikiran dan Kharisma
memuat figur seorang Julius Darmaatmadja dengan menggali nilai-nilai pemikirannya, baik dari sudut pandang semangat Ignasian, dari sudut pandang reksa pastoral seorang gembala umat, maupun dari sudut pandang pancatugas Gereja yang diwariskan oleh para Rasul dan Gereja perdana.

Price: Rp. 136.500

Fransiskus dari Amerika Latin

Rp 50.000

Karena Belas Kasih, Dia memanggilnya (Miserando atque Eligendo)

Buku ini mencoba memberikan informasi dengan benar, baik, dan indah (verum-bonum-pulchrum) tentang kehidupan Paus dan karyanya, juga seputar pengunduran diri Paus Benediktus XVI dan proses pemilihan Paus yang baru (konklaf) hingga saat terpilihnya Kardinal Jorge Mario Bergoglio SJ sebagai Paus baru, seorang Jesuit, yang memilih nama Paus Fransiskus.

"Saya berharap bisa bertemu dengan pemimpin baru Gereja Katolik Roma tersebut... Meskipun tidak akrab dengan orang-orang kudus Katoli, saya tahu St. Fransiskus Asisi, setelah menghadiri pertemuan antaragama di kota Asisi. Kesederrhanaan hidup serta kecintaanya kepada semua makhluk adalah keutamaan St. Fransiskus Asisi yang sangat inspiratif." — Pemimpin Spiritual Tibet, Dalai Lama

"Paus Fransiskus adalah pribadi yang penuh cinta dan memiliki visi. Ia merupakan suara bagi mereka yang tidak bisa bersuara!"... Ia sangat rendah hati, memiliki semangat dan cinta untuk memperbaiki kondisi umat manusia." — Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Ban Ki-moon

"Paus Fransiskus bisa memecah kebuntuan komunikasi antarumat beragama di dunia, terutama hubungan antara Katolik dan islam. Kami sangat menunggu niat baik dari Paus Fransiskus untuk menggelar dialog bersama supaya bisa saling mamahami. Saya kira, Paus yang sekarang lebih mudah memahami, mengapa umat islam di negara berkembang, sangat kritis terhadap Barat. Saya harapkan ada dialog yang lebih intensif anatar Islam dengan Katolik." — Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Utama (PBNU), Drs. H. Slamet Effendy Yusuf MSi

Soft Cover 14 x 21 cm; 300 hlm

>>>  Kini buku FRANSISKUS DARI AMERIKA LATIN terbit dalam versi E-BOOK, download dan install apps    melalui Google Play Store  <<<

 

978-979-565-684-5
Price: Rp. 20.000

Frans Seda

Rp 35.200

Merawat Indonesia di Saat Krisis

Tanpa Keadilan setiap orang yang memiliki kekuasaan sulit untuk membedakan antara recht (hukum), wet (peraturan), dan macht (kekuasaan). Frans Seda berargumentasi, "Dari pengalaman saya sebagai Menteri, seorang yang berkuasa mudah sekali terbawa oleh kekuasaan (unjuk kuasa), oleh prestise intrik-intrik sehingga dalam mengadakan pengaturan-pengaturan tidak secara murni lagi melihat mana yang merupakan kepentingan umum, mana yang pribadi, mana yang menjadi hak umum, hak orang dalam haknya. Kabur pula rasa adil. Keadilan dan recht pun terkubur."

Mengenal lebih dalam pribadi dan pengabdian bagi bangsa dan negara tanpa meninggalkan ke-Katolikannya. Iman Katolik justru menjadi jiwanya dalam pelayanannya.

"Orang ini adalah seorang Katolik yang setelah mendengar Khotbah di bukit, langsung tanpa ragu-ragu melaksanakannya di dalam politik, bisnis, dan hubungan antar agama." (Franz Magnis Suseno)

Soft Cover; 15x23 cm; 176 hlm

978-979-565-6395
Price: Rp. 14.080

Pages